Hari Ini, Dugaan Korupsi Proyek Masjid Islamic Center Sinjai Resmi Dilapor ke Kejari

Alam
Senin, 11 Mei 2020, 17:06 WIB Last Updated 2020-05-11T09:11:32Z
 Andi Darmawansyah selaku pelapor, (pribadi)

SULSEL - Polemik Islamic Center tak henti-hentinya menarik perhatian. Bangunan yang dimulai sejak masa pemerintahan Andi Rudianto Asapa priode 2003-2013 itu kembali menuai sorotan.

Walau diketahuai, masjid Islamic Center yang beralamat di Tanassang, Kabupaten Sinjai tersebut sudah diresmikan pada Jumat, 3 Januari 2020 lalu.

Mulai dari kemegahan bangunan tersebut diperkirakan dapat menampung jemaah sampai 3000-an orang. Sayangnya, proses pembangunannya masih dipertanyakan.

Sebagiamana dilakukan Andi Darmawansyah, hari ini resmi melaporkan dugaan korupsi terkait pembangunan gedung Islamic Center tahun anggaran 2019.

Hal itu dijelaskan oleh Darmawansyah. Dimana menurutnya, pembangunan dengan anggaran Rp 6.500.000.000 (enam miliyar lima ratus juta rupiah) menuai pertanyaan besar.

"Bahwa sesuai dengan sumpah, janji, dan komitmen saya. Atas nama keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, tepat hari ini, Senin, 11 Mei 2020, dengan mengawali ucapan Bismillah, ada kurang lebih 12 dokumen hasil investigasi saya, yang secara keseluruhan, terkait dugaan tindak pidana korupsi, dan laporan pertama saya hari ini di Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai adalah Islamic Center," tegas Ancha Mayor sapaan akrabnya, Senin, 11 Mei 2020.

Beberapa laporan lainnya, kata Ancha, akan menyusul sesuai komitmennya di awal, demi keadilan.

"Insya Allah, akan menyusul 11 laporan kemudian, itu tetap menjadi janji, sumpah dan komitmen saya, yang harus saya Tunaikan, Insya Allah," tandasnya. (*)
Komentar

Tampilkan

Berita Terkini