Hujan di Bulan Mei Menyisahkan Banjir dan Mati Lampu di Jalan Utama Sinjai

Alam
Rabu, 13 Mei 2020, 23:51 WIB Last Updated 2020-05-13T15:53:06Z
Foto: Panel Induk saat terbakar setelah disambar petir. Nampak juga suasan gelap gulita di sekeliling Lapnas dan sepanjang Jalan Persatuan Raya, Sinjai. (awak media)

SULSEL - Musim hujan di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, tak hanya membuat tubuh merasa dingin tetapi banyak juga lampu penerangan jalan umum (PJU) pandam.

Hal itu akibat korsleting hingga terbakar pada panel induk PJU setelah disambar petir, sehingga di sepanjang Jalan Persatuan Raya, Kecamatan Sinjai Utara, gelap-gelapan. 
Foto: Panel induk PJU di Lapnas Sinjai.
Kepala Seksi Perservasi Kebinamargaan PUPR Sinjai, Adnan Baharuddin mengatakan bahwa terjadi korselting arus pendek menyebabkan panel induk di Lapangan Nasional (Lapnas), terbakar.

"Kemarin malam pantauan tim teknis kami sudah melihat gejalanya di beberapa titik PJU di Jalan Persatuan Raya akibat tersengat petir saat hujan deras," tuturnya, 13 Mei 2020.

Lanjut dia, sehingga dilakukan pemutusan aliran listrik guna menghindari terjadinya hal-hal lain yang tidak diingankan. 

"Penanganan dan perbaikannya butuh waktu sekitar  3 hari ke depan," ungkapnya kepada awak media.

Sementara itu, Kepala PLN Sinjai, Andika membenarkan hal tersebut.

"Tasi anggota saya sudah kesana. Yang di atas panelnya dieksekusi oleh tim PJU Pemda Sinjai," ujarnya kepada SUARA KITA. 


Diketahui, hujan di bulan Mei ini juga membuat beberapa titik di Sinjai kebanjiran.  (*/*)

Komentar

Tampilkan

Berita Terkini