Kerja Camat di Sinjai Ini Dinilai Tak Efektif Cegah Corona, Poskonya Disebut Hanya Simbol

Alam
Senin, 04 Mei 2020, 23:35 WIB Last Updated 2020-05-04T15:43:42Z
Ilustrasi corona virus (Covid-19)(shutterstock)/ Kompas.com

SULSELKordinator Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan COVID-19 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Sinjai (HIPPMAS) Tellulimpoe Kasrum angkat bicara.

Dia menyoroti kinerja Camat Tellulimpoe yang dianggapnya tidak efektif terkait pencegahan wabah pandemi, Senin, (4/5).

Melihat situasi Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, hari ini, kata Kasrum, ada masyarakat yang positif corona. Sementara hari ini, lanjut dia, Camat Tellulimpoe tidak efektif dalam langkah penanganan dan pencegahannya.

"Yang ada hanya sosialisasi, sementara jelas anjuran Organisasi Kesehatan Dunia World Health Organization (WHO). Harusnya, Satgas Kecamatan melakukan penyemprotan disinfektan di ruang publik dan aktif bagi masker kepada masyarakat," ujarnya.

Hal ini terbukti "setelah kami turun ke pelosok kecamatan, sama sekali belum disentuh oleh pihak kecamatan," tandas pemuda yang akrab disapa Ursula ini.

Menurutnya, di saat pandemi ini, peran Camat Tellulimpoe sebagai orang bertanggung jawab terhadap satgas COVID-19 di tingkat kecamatan.

"Apakah memang poskonya Kecamatan Tellulimpoe hanya simbol saja," tanya Ursula.

Senada oleh Pj Ketua Umum DPC HIPPMAS Tellulimpoe Syamsuddin menerangkan, setelah pihaknya menelusuri pelosok yang ada di Kecamatan Tellulimpoe ternyata belum ada himbauan secara menyeluruh.

"Dalam hal ini anjuran WHO dan himbauan tentang pola hidup sehat dari pihak Kecamatan Tellulimpoe. Ini bukti bahwa penanganan oleh pihak satgas kecamatan tidak efektif dalam penanganan dan pencegahan wabah," pungkasnya.

Dilansir dari Okezone, berikut ini 5 anjuran yang disampaikan oleh Direktur Jenderal WHO Tedros Ghebreyesus, saat memberi pengarahan harian di Markas  WHO, Jenewa, Swiss, pada Jum'at 30 Maret 2020.

1. Makan makanan yang sehat dan bernutrisi.

2. Batasi konsumsi minuman beralkohol dan minuman manis.

3. Jangan merokok

4. Berolahraga.

5. Jaga kesehatan mental.

6. Menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).

Selain itu, ada juga anjuran WHO yang menjadi pedoman dalam menjalankan kegiatan keagamaan selama bulan Ramadhan 1441 hijriah di masa pandemi COVID-19.
Sumber: Antaranews. Senin, 27 April 2020.


Komentar

Tampilkan

Berita Terkini