Warga Sinjai Lockdown Kampungnya, Mereka Sangat Butuh Bantuan Logistik

Alam
Jumat, 08 Mei 2020, 22:16 WIB Last Updated 2020-05-08T14:16:44Z


Ilustrasi
SULSEL - Pasca isolasi (Lockdown) kampung yang dilakukan oleh warga bersama pemerintah setempat di tiga dusun di Desa Bonto Salama, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan. Mereka mengaku sangat membutuhkan bantuan logistik.

"Iya, kami sangat membutuhkan bantuan sembako untuk dimakan oleh warga," kata Kepala Dusun Magala, Marjuki, pada Jum'at, 8 Mei 2020.

Dia menjelaskan, di tiga dusun itu yakni, Dusun Magala, Lapparia, dan Turungan Toae, ada sekitar 300 kepala keluarga (KK). Sedangkan bantuan dari Pemerintah Desa hanya 24 orang yang masuk kategori calon penerima.

"Jauh dari kata cukup dengan jumlah KK yang ratusan ini," ujar Marjuki.

Selain itu, kata dia, sudah banyak keluhan warga terkait kebutuhan sehari-harinya, "Mereka kian menipis. Perlu perhatian khusus dari pemerintah dari atas," pinta Kadus Magala ini.

Terpisah, Kepala Dinas Kominfo Sinjai, Irwan Suaib menanggapi bahwa itu kebijakan yang mereka ambil.

"Saya kira masyarakat di dusun itu yang mau ke pasar ya saya kira tidak ada masalah, kecuali warga yang pernah kontak langsung dengan pasien COVID-19," tuturnya melalui via telepon.

Mantan Sekretaris Dinas Sinjai ini juga berharap kepada warga yang pernah kontak langsung dengan pasien Corona agar melaporkan diri ke petugas puskesmas.

"Atau bisa melakukan isolasi mandiri di rumahnya dulu," tutupnya. 
Komentar

Tampilkan

Berita Terkini