Mahasiswa UMI Makassar Tutup Urip Sumoharjo Lantaran Mahalnya Biaya Kuliah Meski Pandemi

Alam
Rabu, 12 Agustus 2020, 15:34 WIB Last Updated 2020-08-12T07:53:05Z

Saat mahasiswa menutup satu jalur Jalan Urip Sumoharjo, Rabu, (12/8/2020).

MAKASSAR—Aliansi Mahasiswa UMI kembali melakukan aksi demontrasi di depan gedung rektorat Universitas Muslim Indonesia, di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar. Rabu, (12/8/2020).


Sebelumnya, pihak kampus UMI Makassar telah menerbitkan kebijakan berupa subsidi biaya kuliah sebesar Rp300.000. Namun hal tersebut ditolak keras oleh mahasiswanya, lantaran dianggap bukan solusi di tengah krisis akibat pandemi.


Mereka mendesak Rektornya agar membuka ruang audiensi untuk membahas terkait biaya kuliah selama pandemi COVID-19. Karena mahasiswa merasa amat terbebani.


Tetapi lagi-lagi aksi mereka buntut hanya sampai di pagar saja lantaran petugas keamanan kampus menjaga ketat pintu gerbang Rektorat UMI Makassar.


Tak lama setelah itu, nampak salah satu pihak birokrasi UMI Makassar turun menemui mahasiswanya dengan mencoba berdialog.


Namun upaya pihak birokrasi itu dipatahkan oleh salah satu peserta aksi dari Fakultas Teknik, Andi Bol, dengan mengatakan bahwa pihak mahasiswa ingin bertemu dengan rektor.


"Kami adalah anaknya (Rektor), kami datang sebagai anak yang mau menemui ayahnya, itu saja," tuturnya dengan nada jengkel.


Dia menambahkan bahwa ini bukan pertama kalinya mahasiswa datang menemui Rektor, tetapi ini telah berulang kali.


Disebutkan juga oleh Cureng dari Fakultas Agama Islam bahwa Rektor UMI betul-betul telah memperlihatkan sikap otoriternya.


"Mulai dari aksi mahasiswa sebelumnya, kawan-kawan kami sedikitnya ada enam orang yang mendapat intimidasi, baik secara langsung maupun lewat pihak keluarga. Kami menilai bahwa hal ini sangat cacat hukum dan menciderai ilmu pengetahuan," terang dia secara terbuka dalam orasinya.


Sementara puluhan mahasiswa lainnya membentangkan spanduk berukuran besar yang berisi kecaman serta sindiran terhadap pimpinan kampusnya.


Hingga saat ini pihak Rektor UMI belum menemui mahasiswanya. Sehingga massa Aliansi Mahasiswa UMI menutup jalan Urip Sumoharjo yang mengakibatkan mengularnya kemacetan.


(**)

Komentar

Tampilkan

Berita Terkini