Suara Kita Semua

Gelar Dialog di Momentum Sumpah Pemuda HMHS Hadirkan Empat Narasumber

Kamis, 29 Oktober 2020, 10:24 WIB Last Updated 2020-10-29T02:24:50Z
SINJAI,SuaraKita---SINJAI,SuaraKita---Himpunan mahasiswa hukum sinjai (HMHS) mengadakan dialog publik dengan tema"Pemuda Dalam Menyikapi Omnibus Law" bertempat di Warkop 212, jalan tondong, Kabupaten Sinjai. rabu, (28/10/2020).

Dalam kegiatan tersebut HMHS menghadirkan 4 narasumber yakni Andi Kartini Ottong selaku wakil bupati sinjai, Satria Ramli selaku ketua umum KNPI injai, Arfah selaku jendlap cipayung plus sinjai, muhlis selaku pemuda muhamadiyah sinjai, 

Dalam kegiatan yang dihadiri puluhan orang yang sebagian besar berstatus sebagai mahasiswa terlihat sangat antusias dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh HMHS

Mewakili kelompok Cipayung Plus Sinjai , Arfah menegaskan bahwa berdasarkan kajian kami di Cipayung Plus Sinjai kami tetap Konsisten menolak UU Cipta Kerja ini karena selama proses penyusunan berjalan, tak ada akses bagi publik untuk menilik draft RUU Cipta Kerja. 
Baca Juga

"Pengesahan RUU Cipta Kerja (Omnibus Law) menjadi undang-undang oleh DPR tentunya sangat disayangkan, mengingat UU Cipta Kerja memiliki banyak permasalahan mulai dari proses penyusunan hingga substansi di dalamnya, salah satunya adalah perumusan RUU Cipta Kerja tidak transparan serta minim keterbukaan dan partisipasi publik. Atas dasar itu kami menolak UU tersebut," Tegas Arfah

Sementara itu Andi Kartini Ottong selaku Wakil Bupati Sinjai berharap dan tetap menunggu adik-adik mahasiswa untuk sama-sama mengkaji UU Omnibus Lawan ini dan mudah-mudahan masih ada ruang-ruang diskusi, ia juga berharap kepada seluruh mahasiswa terkhusus di kabupaten sinjai agar tidak melakukan gerakan anarkis ketika melakukan aksi demonstrasi.

"Bahwa Sampai sekarang kami masih membuka ruang ruang diskusi mengenai apa yang di anggap bermasalah oleh kalangan pemuda maupun mahasiswa di dalam UU Omnibus Law ini dan kami tetap menunggu masukan dari berbagai kalangan, dan saya berharap kepada adik-adik mahasiswa agar tidak anarkis ketika berdemonstrasi apalagi sampai merusak" kata Wabup Sinjai.

Di kesempatan yang sama Ketua umum KNPI kabupaten Sinjai mengatakan bahwa sudah sewajarnya pemuda untuk terus konsisten mengawal setiap permasalahan yang terjadi. 

"Sudah sewajarnya pemuda untuk kemudian tetap mengawal setiap permasalahan di Republik ini dan tentunya pemuda juga harus bisa memberikan solusi di tengah polemik yang terjadi hari ini," ungkapnya. 

Sementara itu ketua pemuda muhamadiyah diakhir pembicaraanya mengingatkan kepada seluruh pemuda dan mahasiswa untuk tidak pernah bosan dalam hal mengurus dan mengawal problematika yang terjadi di negeri tercinta kita ini."tutupnya
Komentar

Tampilkan

Berita Terkini