Spanduk Bertuliskan Tolak Pembangunan Bumi Perkemahan Tahura Bertebaran Di Kota Sinjai

Rabu, 14 Oktober 2020, 14:09 WIB Last Updated 2020-10-14T06:09:26Z
SINJAI,SuaraKita---Sejumlah spanduk bertuliskan “TOLAK PEMBANGUNAN BUMI PERKEMAHAN TAHURA SINJAI” bertebaran di sudut-sudut kota Sinjai pada Rabu, 14 Oktober 2020 seperti di Depan Kampus UMSI dan IAIM Sinjai, Perempatan Jl. Tondong, Rumah Jabatan Bupati Sinjai, dan beberapa tempat lainnya.

Yaya, salah satu pengguna jalan mengatakan bahwa spandu-spanduk yang bertebaran disudut-sudut kota Sinjai sebagai salah satu bentuk penyampaian aspirasi terkait suatu masalah dan pemerintah diam dalam menanggapi masalah tersebut

“Spandu-spanduk yang bertuliskan TOLAK PEMBANGUNAN BUMI PERKEMAHAN TAHURA SINJAI adalah salah satu bentuk penyampaian aspirasi kepada pemerintah dan juga masyarakat Sinjai bahwa di Sinjai Borong sedang tidak baik-baik saja. Dan adanya spanduk tersebut, itu artinya pemerintah diam dalam menanggapi kasus tersebut” Ungkapnya (Rabu, 14/10/2020)

Perlu diketahui bahwa Pembangunan Bumi Perkemahan di TAHURA Abdul Latief Desa Batu Belerang, Kec. Sinjai Borong saat ini menuai kontroversi. Beberapa pihak terus menyuarakan untuk segera menghentikan pembangunan bumi perkemahan tersebut, salah satunya adalah Aliansi Tahura Menggugat karena dinilai tidak mempertimbangkan keberlangsungan ekologis dan akan mengancam habitat flora dan fauna serta sosio kultur masyarakat setempat.
Komentar

Tampilkan

Berita Terkini